Home » , » Sejarah Puasa Tarwiyah dan Arofah-Qurban

Sejarah Puasa Tarwiyah dan Arofah-Qurban

Written By Arief Ghofur on Kamis, 25 Oktober 2012 | 17.47


Sejarah Puasa Tarwiyah dan Arofah

Mengingat kembali tentang kejadian kejadian yang terjadi pada bulan dzulhijjah.

Salah satu kejadian besar yang sampai sekarang ini masih dilaksanakan oleh umat muslin sejagad adalah sejarah dan awal mula terjadinya penyembelihan qurban bagi umat islam.
Pada tangal 8 dzulhijjah malamnya Nabi Ibrahim bermimpi mendapat perintah untuk menyembelih Nabi Ismail. Waktu itu Nabi Ibrami masih ragu-ragu apakah mimpi itu benar atau hanya sekedar mimpi. Maka hari itu Nabi Ibrahim berpikir terus tentang mimpi tersebut. Maka dari itu hari tersebut dinamakan dengan hari tarwiyah (hari mikir-mikir). Dan pada hari itu disunnahkan untuk berpuasa tarwiyah.
Pada hari kedua tepatnya pada tanggal 9 dzulhijjah Nabi Ibrahim bermimpi yang sama lagi maka setelah itu baru Nabi Ibrahim yaqin bahwa mimpi tersebut adalah memang benar-benar perintah Allah. Dan pada hari itu disebut hari Arofah (hari Keyakinan) disunnahkan untuk berpuasa Arofah.
Pada hari ketiga tepatnya tanggal 10 Dzulhijjah Nabi Ibrahim melaksanakan penyembelihan Nabi Ismail akan tetapi belum sampai disembelih Malaikat Jibril turun dengan membawa domba dari surga untuk menggantikan Nabi ismail. Maka hari itu yang disembelih adalah domba yang diambil dari surga. Dan hari itu disebut hari qurban.
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

Translate

Popular Posts

Site Info

 
Support : Blog tips Dsn Trik Lengkap | Your Link | Jempol tenan
Copyright © 2013. jempol tenan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger